Japan’s Proposed New Permanent Residency Rules in 2026: What Foreign Residents Need to Know

Japan’s Proposed New Permanent Residency Rules in 2026: What Foreign Residents Need to Know

1. Proposed Household Income Benchmark of ¥5.75 Million

Dalam proposal perubahan tersebut, pemerintah Jepang mempertimbangkan standar pendapatan yang mengacu pada rata-rata rumah tangga di Jepang.

Angka yang menjadi perhatian adalah sekitar:

¥5,75 juta per tahun
atau sekitar
¥479.000 per bulan

Namun, ini bukan berarti setiap individu yang mengajukan PR harus memiliki gaji ¥479.000 per bulan.

Proposal tersebut menggunakan konsep household income, sehingga pendapatan anggota keluarga dapat diperhitungkan secara bersama.

Sebagai contoh, pasangan yang masing-masing memiliki penghasilan ¥3 juta per tahun akan memiliki total household income sebesar ¥6 juta per tahun. Berdasarkan benchmark yang dibahas dalam proposal, jumlah tersebut berada di atas angka ¥5,75 juta.

Sebaliknya, single applicant dengan penghasilan sekitar ¥2,5–3,5 juta per tahun dapat menghadapi tantangan yang lebih besar apabila benchmark tersebut diterapkan.

2. Pension and Long-Term Financial Stability

Perubahan yang diusulkan tidak hanya melihat penghasilan saat ini.

Proposal juga mencakup evaluasi terhadap pension dan projected retirement income. Pemohon dapat diminta menunjukkan bahwa proyeksi pendapatan pensiun mereka sebanding dengan seseorang yang telah berkontribusi pada Japan Employees’ Pension (Kosei Nenkin) selama 30 tahun pada tingkat pendapatan yang relevan.

Jika terdapat kekurangan, proposal tersebut menyebutkan bahwa savings atau liquid assets yang dimiliki di Jepang dapat berpotensi digunakan untuk menutupi perbedaan tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa arah kebijakan yang diusulkan tidak hanya berfokus pada berapa besar gaji seseorang saat ini, tetapi juga pada stabilitas finansial jangka panjang.

3. Permanent Residency Application Fee Could Increase Significantly

Selain persyaratan finansial, biaya pengajuan Permanent Residency juga menjadi salah satu perubahan yang perlu diperhatikan.

Berdasarkan informasi dalam proposal yang dibahas:

Current Proposed
PR Application Fee ¥10,000 ¥200,000

Jika diterapkan, biaya tersebut akan meningkat sekitar 20 kali lipat dari biaya saat ini.

Artikel sumber menyebutkan bahwa kenaikan biaya tersebut diharapkan mulai berlaku pada 1 Oktober 2026.

4. Proposed Changes for Spouses of Japanese Nationals

Proposal juga mencakup perubahan terhadap jalur PR yang tersedia bagi pasangan warga negara Jepang.

Persyaratan yang saat ini disebutkan dalam artikel:

  • Telah menikah selama 3 tahun

  • Telah tinggal di Jepang selama 1 tahun

Sementara proposal baru akan mengubahnya menjadi:

  • Telah menikah selama 5 tahun

  • Telah tinggal di Jepang selama 3 tahun

Perubahan ini dapat membuat jalur Permanent Residency bagi pasangan warga Jepang menjadi lebih panjang dibandingkan sebelumnya.

5. When Could These Changes Take Effect?

Menurut informasi yang tersedia dalam artikel sumber, beberapa perubahan memiliki timeline yang berbeda.

Benchmark pendapatan yang lebih ketat disebut ditujukan untuk aplikasi Permanent Residency mulai April 2026, sementara sistem evaluasi pension dan compliance yang lebih luas diperkirakan mulai berlaku pada 1 April 2027.

Sementara itu, kenaikan biaya aplikasi menjadi ¥200.000 disebut diharapkan berlaku mulai 1 Oktober 2026.

Karena perubahan ini masih dalam proses dan merupakan bagian dari proposed/draft guidelines, detail akhirnya masih dapat berubah.

6. What Does This Mean for Foreign Residents?

Jika perubahan ini diterapkan, foreign residents yang ingin mendapatkan Permanent Residency perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap kondisi finansial mereka.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Annual household income

  • Tax payment records

  • Pension contribution records

  • Savings dan liquid assets

  • Long-term retirement planning

  • Riwayat tinggal dan kepatuhan terhadap peraturan Jepang

Dengan kata lain, memiliki pekerjaan dan tinggal di Jepang saja mungkin tidak cukup. Pemohon perlu menunjukkan financial stability dan compliance yang baik dalam jangka panjang.

7. What About Foreigners Planning to Invest in Japan?

Bagi warga negara asing yang sedang mempertimbangkan Jepang sebagai tempat tinggal atau investasi jangka panjang, perkembangan kebijakan imigrasi seperti ini juga penting untuk dipantau.

Namun, perlu dipahami bahwa membeli properti di Jepang tidak secara otomatis memberikan Permanent Residency.

Properti dan Permanent Residency merupakan dua hal yang berbeda. Keputusan investasi properti sebaiknya tetap didasarkan pada tujuan investasi, lokasi, budget, potensi penggunaan atau rental income, serta rencana jangka panjang di Jepang.

Bagi calon investor, memahami perubahan kebijakan imigrasi sekaligus merencanakan kondisi finansial secara menyeluruh dapat membantu dalam membuat keputusan yang lebih tepat.

8. Should You Be Worried?

Belum tentu.

Informasi mengenai ¥479.000 per bulan memang cukup besar dan dapat menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian foreign residents. Namun, angka tersebut belum dapat dianggap sebagai fixed official minimum income requirement.

Proposal masih dapat mengalami revisi, pengecualian, maupun perubahan dalam proses implementasinya.

Karena itu, foreign residents yang saat ini sedang mempersiapkan aplikasi PR sebaiknya terus memantau informasi resmi dari pemerintah Jepang dan memastikan bahwa dokumen pajak serta pension mereka tercatat dengan baik.

Conclusion

Japan’s proposed Permanent Residency reforms could represent a significant change for foreign residents.

The potential introduction of a household income benchmark of approximately ¥5.75 million per year, stronger pension-related requirements, and a possible increase in the PR application fee from ¥10,000 to ¥200,000 could make long-term residency planning more important than ever.

Namun, karena sebagian besar perubahan tersebut masih berupa proposal, ¥479.000 per bulan sebaiknya tidak dipahami sebagai persyaratan PR yang sudah final.

Bagi foreign residents maupun calon investor yang memiliki rencana jangka panjang di Jepang, memahami perkembangan kebijakan ini sejak awal dapat membantu dalam mempersiapkan kondisi finansial dan rencana kehidupan di Jepang dengan lebih baik.

Planning to buy property in Japan?

PDJ Indonesia membantu pembeli dari Indonesia dalam mencari dan memahami peluang properti di Jepang, mulai dari Akiya houses hingga apartment dan investment properties di berbagai wilayah Jepang.

Leave a comment